Bupati Daeng Manye Kejar Dukungan Kementan untuk Tingkatkan Indeks Pertanaman hingga Tiga Kali Panen Padi dan jagung di Takalar
PORTALMETRO.ID, Takalar — Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye ,M.M ,menemui jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk mendorong peningkatan produktivitas dan intensitas tanam lahan pertanian di Kabupaten Takalar.
Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Kementerian Pertanian RI, Jalan Harsono RM No. 3, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026). Daeng Manye bertemu Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Andi Nur Alam Syah bersama jajaran terkait.
Dalam pertemuan itu, Bupati Takalar membawa sejumlah usulan terkait dukungan sarana dan prasarana pertanian, terutama pengembangan jaringan irigasi tersier dan penyediaan pompa untuk mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian.
Menurut Daeng Manye, ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas lahan yang dapat ditanami sekaligus meningkatkan frekuensi tanam petani.
“Alhamdulillah, usulan Pemerintah Kabupaten Takalar disambut baik oleh Kementerian Pertanian,” ujar Daeng Manye.
Ia menjelaskan, semakin luas lahan pertanian yang mendapatkan layanan pengairan, semakin besar pula peluang peningkatan produksi komoditas pertanian, khususnya padi dan jagung.
“Kalau semakin banyak lokasi yang tertanam dan teraliri, maka semakin besar potensi kita untuk meningkatkan hasil pertanian, baik padi maupun jagung,” katanya.
Dorong Target Tiga Kali Panen
Daeng Manye mengatakan usulan Pemkab Takalar mendapat respons positif dari Kementan. Bahkan, pembahasan terkait kebutuhan irigasi dan pompa tersebut disebut langsung ditindaklanjuti oleh pihak kementerian.
“Saya bertemu dengan Dirjen Prasarana dan Sarana Kementerian Pertanian dan juga direktur terkait. Sambutannya sangat baik dan langsung ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan irigasi dan pengairan di sejumlah kawasan pertanian Takalar.
Langkah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan indeks pertanaman (IP) secara bertahap, dengan target membuka peluang bagi petani untuk melakukan penanaman hingga tiga kali dalam setahun pada lahan yang memungkinkan.
“Terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas sambutan dan dukungannya terhadap usulan Pemerintah Kabupaten Takalar,” tutur Daeng Manye.
Kementan Siap Tindaklanjuti Usulan Takalar
Sementara itu, Dirjen PSP Kementan Andi Nur Alam Syah mengatakan usulan Pemkab Takalar berkaitan langsung dengan upaya meningkatkan indeks pertanaman sekaligus mendorong produksi pertanian daerah.
“Ini merupakan langkah positif untuk meningkatkan indeks pertanaman sekaligus mendorong peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Takalar,” ujar Andi.
Menurutnya, ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan indeks pertanaman. Karena itu, pengembangan jaringan irigasi tersier dan dukungan pompa dinilai dapat membantu mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian.
“Kami akan menindaklanjuti usulan Pemerintah Kabupaten Takalar sesuai dengan program dan kebijakan Kementerian Pertanian,” jelasnya.
Andi menambahkan, dukungan terhadap sarana pengairan dapat membuka peluang peningkatan frekuensi tanam sekaligus produksi berbagai komoditas pertanian.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan sektor pertanian.
“Kami berharap sinergi antara Kementerian Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Takalar terus diperkuat,” pungkasnya.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan lahan pertanian di Takalar, memperkuat produksi pangan daerah, serta memberikan ruang bagi peningkatan kesejahteraan petani melalui intensitas tanam yang lebih optimal.****
Editor: Manrajai Daeng Ngawing
Sumber: Tribun Timur.com